Posts

Pulang kampung

Image
Rencana yang akan dilakukan pada saat pulang kampung ke Bandung : 1. Ketemu mami, bapak, nenek, saudara-saudara, bibi dan paman, keponakan, sepupu, waaaa… kangennnnnnya. 2. Ngurusin badan. Waks, pasti pada ngga percaya pulang kampung malah pengen ngurusin badan. Mission impossible. Sebenernya bukan ngurusin badan sih, tapi olahraga teratur. Disini tidak pernah punya waktu (atau motivasi hihihi..) untuk olahraga. Ya, minimal jogging tiap hari nemenin mami tercinta. Dulu di Indo waktu kuliah atau kerja, jadwal jogging selalu teratur loh. Mangkanya sekarang melar gak keruan. 3. Beresin kamar dan gudang a. Pakaian – sebagian kecil sekali dibawa ke Jerman, sebagian besar dikasihkan orang yang membutuhkan karena gak muat hehehe.. . Yang udah gak laik pakai dibuang aja. b. Barang terutama fotocopyan kuliah dan sebagainya dikilo-in aja. c. Buku-buku (buku anak-anak kirim ke panti asuhan, buku anak gede dipak dikirim ke Ophie yang mau bikin perpustakaan). Btw, buku-bukuku sebenarnya banyak bang...

Positive result

Proses (di sore hari) Ine : Selamattttttt (pelukkkk), senangnya dirimu mau punya baby (sambil meloncat-loncat tak terkendali mendengar kabar bahwa seorang kolegin tengah mengandung) R### (sang pembimbing): Ine, ingattttt, jangan tergoda! Remember, you have to finish your dissertation first until chapter discussion. Ine : It is unfair. Aku kan udah beres sampai chapter 2 material and method sama aja sama si S, tapi kok S boleh hamil, aku gak boleh. R###: S kan bukan saya yang bimbing Ine : (cemberut) grrrrruhfghj%&/()?/%&/%&$§?'€ Ine : Selamat ya, S. Sebagai gambaran bila anak itu perempuan tampangnya gak akan jauh-jauh dari Kirsten Dunst (aktris yang main di Spiderman yang juga campuran Jerman-Swedia) S : ahhhhhh.... (langsung berimaginasi jauh) R###: Ingat, Ine... chapter 4! Dan bab resultnya gak boleh dilompat alias diskip. Ine : Iyah, R###. Resultnya juga.... positive result kan, yang dua setrip itu!!! Beta HCG? (Beta HCG itu adalah test kit yang digunakan untuk tes ...

Karneval

Image
Kamis 15 Februari 2007 pukul 11.11 karneval dimulai. Seperti juga tahun lalu institut kami merayakan pesta karneval kecil-kecilan, dengan kostum tentu saja. Tahun ini aku dan si akang memutuskan untuk menjadi bajak laut. Si akang sampai aku suruh gak cukuran dua hari, supaya lebih menjiwai peran hahaha.... mana ada bajak laut kelimis kan. Aku sengaja pasang juga foto kostum tahun lalu sebagai pembanding. Februari 2007 (pirates couple) Februari 2006 (Zorro and witch, gak nyambung yahhh. Gak pede euy kalo musti jadi Catherine Zeta Jones sihhhhh, takut kebanting!!!Kan sakit...) So everybody, Helau!!!!! (kata sapaan pada saat karneval di Duesseldorf)

Happy Valentine Day

Image
Happy valentine day buat semua yang merayakan. Perhaps it is a kind of silly, but somehow I kind of like it. Dua tahun yang lalu sih masih bersemangat mensponsori valentine day di kampus dengan bikin janji pakai baju pink seinstitut kecuali si bos tentunya hihihihi.... . Tahun ini agak tidak mood untuk menghasut anak2 buat pakai baju pink ;) Tidak ada perayaan (no candle light dinner unfortunately, lagi mengencangkan ikat pinggang), tidak ada kado (dengan alasan yang sama), cuman buat sarapan heart pancake (psssttt, cetakannya beli di Venlo bareng Ophi) yang sedikit gosong buat si akang disajikan dengan kinca. Yang penting niatnya ya ;p buat menyatakan cinta (hihihihi.... jadi maluuuu).

Prague, the golden city

Image
Tgl 9 - 12 Februari saya dan si akang pergi jalan-jalan ke Praha Chekoslavakia selama empat hari. Paket hemat tentunya, seperti biasa. Cari penerbangan murah ( www.germanwings.de ), kami cuman bayar taxnya saja, senangnya.... Dan penginapan terus terang saya lebih senang cari-cari angebot dibanding dengan youth hostel karena biasanya jatuh-jatuhnya sama saja. Bisa dicari di www.asiarooms.de , bisa dapat hotel sekitar 25 euro buat dua orang. Bahkan bisa lebih murah lagi. Kedatangan kami di Praha agak menegangkan juga di imigrasi airport. Petugas wanita berusia agak lanjut memeriksa berkas saya dengan penuh kerutan di wajahnya. 10 menit berlalu, tidak ada tanda-tanda dia mengizinkan saya lewat. Dia masih sibuk meneliti berkas-berkas dengan mulut komat-kamit mengucapkan bahasa Slavia yang tidak saya mengerti. Kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya kembali dan membungkukkan wajahnya semakin dalam ke arah berkas-berkas saya (termasuk berkas pernikahan). Para pengantri di belakang saya da...

Along come the snow

Akhirnya salju turun juga di kota kami, sebenarnya sejak kemarin. Tapi kemarin dia masih agak malu-malu. Hari ini baru turun salju yang rada badag. Senanggggggg. Meski si akang sih rada bete, dia sih gak terlalu senang salju. Dulu di Indonesia aku senang banget hujan dan hujan-hujanan apalagi kalau lagi patah hati mhmmmm, berhubung kondisi fisik semakin menua dan tidak pernah lagi patah hati(hihihihihihi.....) tidakpernah lagi berhujan-hujan ria. Hujan di Jerman juga parah, benar-benar asli bikin sakit. Hujannya memang romantis, rintik-rintik tetapi anginnya benar-benar angin gelebug dehhhhh. Tapi kalau jalan-jalan pas hujan salju sih romantis dan aman tidak takut jatuh sakit karena anginnya gak kencang. Ah, sayang hari ini jalannya sendirian di tengah salju karena si akang lagi ngasistenin praktikum.

Minggu pertama

Image
Kamis 4 Januari 2007 Minggu ini resolusi untuk bekerja keras dan rajin akhirnya tersendat dan ujung-ujungnya malah nonton film mumpung hari ini adalah hari kamis. Di Duesseldorf, hari selasa dan kamis adalah kinotag atau movie day alias kita bisa nonton lebih murah dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Di cinestar misalnya, sebuah bioskop kesayanganku karena memutar film original atau tidak didubbing ke bahasa jerman, hari selasa dan kamis kita dapat menonton film dengan harga 4.5 euro (hari selasa) dan 5.5 euro (hari kamis) bandingkan dengan hari-hari biasa 7 euro, harga tiket pada saat weekend bisa mencapai 7.5 euro. Bisa saja sih kalau dipaksakan nonton film Hollywood yang didubbing dalam bahasa Jerman, tetapi kok sayang uangnya ya. Sudah bayar mahal-mahal, tingkat pemahaman isi cerita tidak sampai 60% hihihi.... . Anyway sejak dulu aku maniak nonton apalagi saat tinggal di Jakarta, bisa sampai seminggu dua kali pergi ke TIM atau megaria buat nonton film. Waktu itu harga tiket kala...